In Another Life

In Another Life

  • WpView
    Reads 584
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 14, 2025
[On going📍] Tentang dua perempuan asing yang bertemu di balik layar dingin. Dari percakapan sederhana, tumbuh perasaan yang tak terduga, hingga dunia nyata mempertemukan mereka dan mengubah segalanya. Pertemuan itu membawa dilema yang tak terhindarkan. Freya harus memilih antara cinta remaja yang masih membekas atau Fiony yang memberi kehidupan baru. Sementara Fiony dihantui bayang-bayang sebuah fake account milik seseorang yang diam-diam mencintainya, menjerat langkah mereka dalam cemburu, amarah, kecewa juga kesalah fahaman yang meretakan. Namun badai sebesar apa pun pasti reda. Tapi bisakah mereka mempertahankan ikatan itu?... atau hanya akan abadi sebagai angan-angan? __________________ 📌 CATATAN RINGAN SEBELUM BACA: Cerita ini mengandung unsur semi-LGBT yang ditampilkan sebagai bagian dari konflik dan dinamika tokoh. Bukan untuk mengajak, membenarkan, apalagi mengarahkan. Semua murni sebagai bumbu dalam alur fiksi. Baca dengan pikiran terbuka, nikmati dengan bijak. 🌈📖 I hope you'r enjoy my story, Lmood(⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)⁠♡ •Start writing 21/Jul/2025 •
All Rights Reserved
#8
frefiojkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines