Bagi mereka, rumah tak lagi berarti tempat. Arham merasa terasing di tengah keluarganya sendiri, dan Belezza tak pernah benar-benar mengenal makna pulang. Di tengah kesunyian yang saling memahami, mereka menemukan sesuatu yang selama ini hilang : rumah. Bukan rumah dengan dinding dan atap, melainkan tempat di mana hati mereka merasa aman.
Meski hubungan mereka penuh pelarian, itu bukan tanpa tantangan. Ada kalanya amarah, keraguan, dan ketakutan membuat mereka berpikir untuk menyerah. Tetapi setiap kali hampir menyerah, mereka selalu kembali pada satu kenyataan, satu-satunya tempat di mana keduanya merasa utuh adalah saat mereka bersama.
Tertinggal di Bulan Juni adalah kisah tentang perjalanan dua jiwa yang tumbuh di atas kehancuran, tentang keberanian untuk saling percaya, dan tentang menemukan makna pulang yang sesunguhnya. Hingga sebuah bulan bernama Juni mengubah segalanya. Ada janji yang tak sempat ditepati, ada perasaan yang tak pernah benar-benar pergi, dan ada kenangan yang terus menetap, seolah sebagian dari mereka masih tetringgal di bulan itu.
N.B :
🍰 Sebagian diangkat dari kisah nyata, terutama seluruh tokoh dalam cerita, tidak ada alasan penulis memplagiat tokoh/cerita manapun.
🍰 Semua isi di dalam cerita, murni pemikiran penulis.
🚫 Dilarang keras mengcopy, menggandakan, bahkan memplagiat isi cerita tanpa seizin penulis.
Jepara, 01 Januari 2025
All Rights Reserved