Almost Home | AraLine

Almost Home | AraLine

  • WpView
    LECTURAS 35,007
  • WpVote
    Votos 2,625
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 4, 2025
Tinggal satu atap dengan sahabat masa kecil?Rachel pikir itu adalah ide terburuk yang pernah ada. Apalagi kalau sahabat adalah Oline -Si biang onar yang suka bikin rusuh. Sudah hampir tiga tahun Rachel hidup bersama dengan Oline di apartment milik sahabatnya itu. Dan selama itu pula Rachel dibuat sakit kepala hampir setiap waktu. Bahkan ketika Oline bermasalah disekolah pun, Rachel jadi orang pertama yang dipanggil oleh guru. Karena menurut mereka hanya Rachel yang mampu membuat Oline tak berkutik. Tiada hari tanpa merepotkan Rachel seolah jadi rutinitas dalam kamus hidup seorang Oline. Baru saja Rachel mulai terbiasa dengan kekacauan ala Oline. Kini ia mendapatkan ujian terbaru dengan hadirnya Nachia - Adik sepupunya yang kini ikut tinggal bersama mereka. Sama rusuhnya, sama tak terduganya. Hasilnya? Apartment itu tampak seperti rumah tangga kecil yang penuh riuh dan drama. Lengkap sudah ujian hidup seorang Rachel dengan dua anak rusuh itu. Namun segalanya berubah saat seseorang dari masa lalu Oline kembali hadir -membawa kenangan lama, membawa luka baru dan perlahan menarik Oline menjauh dari Rachel. Hubungan keduanya diuji. Mampu kah mereka mempertahankan hubungan yang sudah ada? Atau justru semakin renggang? ~🌸~ "Aaaa... Mommy tolong Oline! Rachel ternyata lebih galakk!" -Oline. "OLINE!" "Sini kamu, jangan kabur! Aku udah bilangin buat berhenti jailin Nachia." -Arachel. "Terus kejar kak, tangkap si Oline-oline itu. Dia jailin aku mulu!" -Nachia. ~🌸~ "Stop jailin Nachia! Nanti gue yang kena amuk sama Rachel." -Oline. "Oline lebih takut di amuk Rachel, daripada berantem sama preman jambret kemarin." -Regie. "Ya gimana si Oline nggak ciut, kemarin aja dia dibawain sapu lidi sama Rachel." -Nala.
Todos los derechos reservados
#279
nachiajkt48
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido