Story cover for Pecahan Cermin by Mochatsuu
Pecahan Cermin
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado jul 21, 2025
Ari, seorang anak laki-laki yang sejak kecil dikenal pendiam dan sensitif, tumbuh dalam lingkungan yang mematahkan semangatnya dari berbagai arah. Di sekolah, ia menjadi korban bullying yang tak pernah usai-dari SD hingga SMA-karena sifatnya yang berbeda, penampilannya yang tidak sesuai standar, atau karena ia terlalu suka membaca saat teman-temannya bermain. Di rumah, Ari tak menemukan tempat untuk berlindung. Ayah dan ibunya yang sering didera tekanan ekonomi dan masalah pribadi, melampiaskan kemarahan dan stres mereka pada Ari dalam bentuk kekerasan verbal, emosional, bahkan fisik.

Akumulasi luka itu membuat Ari tumbuh dengan luka mental yang dalam. Saat menginjak SMA, Ari mulai merasakan kehampaan yang tak bisa dijelaskan. Suatu hari, setelah sebuah insiden berat di rumah dan perlakuan kasar dari teman sekolah, ia nyaris melakukan percobaan bunuh diri. Beruntung, Ari ditolong dan akhirnya dibawa ke psikolog. Di sana, ia didiagnosis mengidap Borderline Personality Disorder (BPD).

Namun cerita Ari tidak berakhir dalam luka. Perlahan, ia mulai menemukan harapan di tempat yang tidak disangka-sangka: organisasi sekolah. Lewat komunitas debat dan organisasi pelajar, Ari mulai belajar bersuara, membangun kepercayaan diri, dan perlahan menemukan arti hidup. Ia mulai menorehkan prestasi akademik dan lomba, dari tingkat lokal hingga nasional. Ari juga mulai menulis puisi dan artikel tentang kesehatan mental, menjadikannya suara bagi banyak remaja yang senasib.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Pecahan Cermin a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#34kesehatanmental
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
I'm Not Just a Figuran de izza21_b
60 partes Continúa
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Forever mine de AuroraSecretum
58 partes Continúa
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
REVISION  cover
I'm Not Just a Figuran cover
Forever mine cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
RADEN cover
The Time cover
ENVELOVE cover
Leonard cover
ATLANTIS 2: PANGLIMA cover
Back to Begin Again cover

REVISION

19 partes Continúa

Mati konyol gara-gara keselek pentol seblak pas lagi maki-maki novel harem sampah karya sahabatnya sendiri? Itu mah cuma Narendra yang bisa. Sialnya, semesta punya selera humor yang buruk. Bukannya dapet tiket ke akhirat, jiwa mahasiswa hukum yang mulutnya sepedas level neraka ini malah nyasar masuk ke tubuh Gevariel Aristhène Mahendra, tokoh figuran yang saking nggak pentingnya, cuma disebut namanya sekali doang di seluruh bab! Bagi satu sekolah, Anastasia Putri Humaira adalah 'Malaikat Tanpa Sayap' yang polos dan teraniaya. Tapi bagi Naren, cewek itu cuma sosiopat manipulatif yang bau kemunafikannya sudah sampai ke ubun-ubun! "Lo mau akting jadi bidadari yang tertindas? Oke, biar gue yang jadi hakim garis yang ngebongkar busuknya topeng lo." Dibaca kalo berkenan, jangan lupa komen & vote disetiap bab 🤍 Cerita ini tidak untuk diplagiat!