We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Terjerat
  • WpView
    Reads 6,152
  • WpVote
    Votes 477
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
WpInfo
Fanfic
Naruto
Hinata pernah berada di titik terendah dalam hidupnya-kehilangan segalanya, termasuk dirinya sendiri. Namun dari reruntuhan rasa sakit itulah, tekadnya lahir, membara dalam diam. Luka-luka masa lalu bukan lagi beban, tapi landasan yang membentuk kekuatannya. Perlahan, dari kesunyian dan keterpurukan, Hinata tumbuh menjadi sosok yang tak bisa diabaikan. Kekuatan dan keteguhan hatinya mulai menarik perhatian para shinobi hebat-bukan karena siapa dia dulu, tapi karena siapa dirinya kini: perempuan yang bangkit dari kehancuran dan berjalan menantang dunia. Disclaimer: Karakter dalam cerita ini milik Masashi Kishimoto. Story by nux - fanfiction Judul asli : Entangled
All Rights Reserved
#513
canon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cupiditas Vitae [END]
  • Possessive Male Lead
  • Given || Ju Jihoon
  • Journey
  • Love me or die
  • TOXIC BOYFRIEND
  • I'm Not Just a Figuran
  • Garwo
  • Rewriting The Villain (END)

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines