Tanpa Peta

Tanpa Peta

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 31, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Kadang, kita berangkat tanpa arah. Tapi bukan berarti kita tersesat." Empat mahasiswa. Satu desa yang bahkan tak tercantum di peta. Dan begitu banyak hal yang tak seharusnya dibicarakan. Gaia hanya ingin berjalan di jalan yang ibunya impikan. Raveedatha mencoba merasa hidup di luar ekspektasi keluarganya. Damon mencari sesuatu yang bahkan ia tak bisa namai. Dan Shana ingin menambal hatinya, tapi justru menemukan dirinya terkikis perlahan. Dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi semua kedatangan mereka, ada satu kata yang disepakati bersama untuk dilakukan: membantu. Sejak hari pertama, ada hal-hal yang tidak cocok. Data yang lenyap. Warga yang takut bicara. Upacara-upacara yang menuntut diam. Dan seseorang yang terlalu cepat dipercaya, tapi terlalu sering tahu lebih dulu. Saat kepercayaan mulai runtuh dan kebohongan menyebar pelan seperti kabut, mereka menyadari, mereka bukan hanya diawasi tetapi juga diuji-tentang siapa yang tetap jujur ketika semua tutup mulut. Mereka semua punya alasan masing-masing untuk datang dan alasan yang tak mereka sadari, untuk bertahan. Di desa tanpa peta ini, suara tak hanya bisa dibungkam. Ia bisa dilupakan. Tapi kebenaran tetap menemukan jalannya. Pertanyaannya: siapa yang akan tetap jujur... ketika semua disuruh diam? Dan juga tak semua yang datang akan pulang dengan cara yang sama. Update setiap Kamis
All Rights Reserved
#26
kemanusiaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Dua Langit Berbeda

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines