Journey of Time Lord

Journey of Time Lord

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 27, 2025
Di balik jalannya waktu yang tampak stabil, tersembunyi perang rahasia antara para penjaga dan perusak sejarah. Dunia tidak tahu bahwa setiap detik yang mengalir tenang mungkin telah melalui pertumpahan darah, keputusan tak termaafkan, dan pengorbanan diam-diam yang takkan pernah mereka ingat. Di tengah perang laten ini, seorang pemuda muncul, Ia bukan dari masa lalu, kini, atau masa depan. Ia bahkan tidak seharusnya ada. Namanya Daniel. Dikelilingi oleh para agen kuat dari seluruh sejarah, Daniel bukan siapa-siapa. Tapi dengan ketajaman pikirannya, kemauan untuk belajar, dan hati yang tidak menyerah, ia perlahan mulai menempati ruang yang tak pernah ditujukan untuk siapa pun: sebagai anomali yang melindungi waktu itu sendiri. Di balik latihan, misi, dan pertempuran yang tak terekam sejarah, tersembunyi kebenaran kelam tentang apa itu waktu, siapa yang berhak menjaganya... dan mengapa seseorang seperti Daniel justru mungkin satu-satunya harapan bagi semua realitas yang pernah ada.
All Rights Reserved
#838
time
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon (Pending)
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • I Am In Novel?!!
  • Murid Sialan
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Male lead Antagonist

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines