Kontijensi

Kontijensi

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 22, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Di usia dua puluhan, hidup sering kali tak memberi kepastian. Hanya tuntutan untuk tetap bergerak, meski tak tahu ke mana. Ia sibuk memintamu sembuh, padahal dunia tak pernah belajar menyentuh luka dengan benar. Ara mahasiswa Sastra Inggris semester akhir menjalani hidup di antara skripsi, pekerjaan freelance, dan suara-suara di kepalanya yang selalu menuntutnya jadi sempurna. Dibesarkan oleh orang tua yang hanya menghargai hasil, Ara tumbuh jadi sosok yang sinis, cerdas, dan mandiri tapi kesepian. Bima seorang koas kedokteran, terjebak dalam siklus jaga-makan-ngantuk-laporan. Di balik senyuman sarkastis dan kelakar gelapnya, dia nyimpan luka yang belum pernah sempat dia obati. Satu terbiasa membaca tubuh yang sakit. Satu lainnya terbiasa membaca dunia yang tak adil. Mereka bicara dalam bahasa yang berbeda, tapi sama-sama mencari tempat yang bisa membuat napas terasa ringan. Mereka tidak ditakdirkan. Tapi mereka saling menemukan, dalam ruang abu-abu yang tak bernama dan saling mengganggu ritme satu sama lain. Ini adalah cerita tentang kontinjensi tentang bagaimana sesuatu bisa terjadi bukan karena seharusnya terjadi, tapi karena tidak ada yang benar-benar bisa mencegahnya. Dan mungkin, itu cukup.
Todos los derechos reservados
#40
koas
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido