DEJUNA ABHISEVA (On Going)

DEJUNA ABHISEVA (On Going)

  • WpView
    Odsłon 151
  • WpVote
    Głosy 31
  • WpPart
    Części 8
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja śr., wrz 3, 2025
Dejuna abhiseva pemilik netra kelam dengan sorot matanya yang tajam, serta sifatnya yang cuek dan gampang emosian. membuat orang sering kali salah menilai dirinya. Toh, lagipula Juna tidak perduli dengan penilaian orang lain terhadap dirinya. "hidup gw udah cukup rumit, gw gak mau nambah beban dengan mikirin penilaian orang lain tentang gw." ~ Dejuna abhiseva. **** Misha arany zevanya, seorang gadis cantik yang berprestasi. orang lain mengenal Misha sebagai sosok yang baik, hangat, dan menyenangkan. berbanding terbalik jika sudah berhadapan dengan seseorang yang Misha sebut sebagai rival nya. "sehari gak bikin gw kesel, panas dingin kayaknya tu orang..!" ~Misha arany zevanya.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#140
xiaoting
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści