Hanya tentang seorang Naredha Kira Xyfara yang biasa di panggil Fara, remaja yang tidak bisa di bilang cantik atau jelek yeah seperti kalau ditanya cantik apa nggak, jawabannya 'tergantung cahaya dan angle, Kadang 7 dari 10, kadang 5, kadang... ya udah syukur gak kayak blur kamera depan'.
Fara tidak minta banyak. Dia cuma pengen kuliah tenang, dapet tempat kos yang nyaman, makanan murah deket kampus, dan IPK yang nggak bikin nangis tengah malam.
Sebagai anak rantau, itu udah lebih dari cukup.
Tapi ya namanya juga hidup-kalau lancar terus, itu bukan cerita Fara. Bahkan sebelum bisa masuk kampus impiannya ini, dia sudah mengalami downnya di tolak berkali-kali oleh berbagai kampus.
Baru masuk minggu pertama osjur, Fara udah harus adaptasi sama suhu kamar yang panasnya kayak punya matahari pribadi, suasana baru, dan... karakter-karakter kampus yang kadang lebih absurd dari tugas Matematika.
Termasuk mentor kelompoknya, Dalendra Syamil Shabana yang katanya Shabana adalah marga keluarga tercinta.
Kakak tingkat yang awalnya keliatan adem, kalem, dan terlalu syar'i buat dicurigai.
Sampai akhirnya Fara punya mindset.
Jangan salah, Dalen bukan tipe yang suka sok akrab. Tapi kalau udah buka mulut, rasanya kayak disindir pake Almet. Pelan, tepat sasaran, dan nggak bisa dibales.
Fara pernah bertanya pada teman sekelompoknya "Gue nggak paham, itu orang pendiem apa penyerang pasif?"
dan kalian tau apa kata yang temannya "Kayaknya lo doang deh yang di serang diam-diam."
Ini bukan kisah cinta.
Belum.
Dan mungkin... nggak akan.
Tapi kalau lo pernah jadi anak rantau, pernah sebel sama kakak tingkat, atau pernah ngerasa hidup lo jadi drama gara-gara satu orang-selamat datang di cerita absurd ini~......
All Rights Reserved