GUBUK REYOT [TERBIT] ✓

GUBUK REYOT [TERBIT] ✓

  • WpView
    Reads 460,624
  • WpVote
    Votes 62,490
  • WpPart
    Parts 69
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 2, 2026
WpInfo
Fiction
Horror
Ghosts and Hauntings
Creatures and Legends
Fantasy
"Kalo bangunan itu ternyata ada penunggunya gimana? Ini aku nanya serius, aku masih mikirin masa depan kita loh," kata Alif, nadanya seperti orang yang sedang mengajukan pertanyaan untuk rapat penting, bukan ekspedisi iseng. "Udah nyampe sini, percuma kamu ngomong gitu. Kita tau setelah kita periksa. Ayo," balas Alfian santai, lalu menepis-nepis ilalang dan mulai membuka jalan. Mereka menerobos masuk, daun-daun ilalang berdesir kasar menyapu lengan dan wajah. Begitu sampai di halaman, semua berhenti. Bangunan itu ternyata jauh lebih besar dari perkiraan. Tinggi, berlantai dua, dengan jendela-jendela tinggi yang seolah mengawasi mereka. Dindingnya tua, kelabu, dan bergaya seperti rumah bangsawan abad lalu, tepatnya, seperti rumah keluarga vampir yang berbaur diam-diam di tengah manusia. Setidaknya, begitu yang dilihat Galang, Alif, Alfian, Damar, dan Janu. Namun bagi Bagas dan Javier, pemandangannya sama sekali berbeda. "Lah? Cuma gubuk reyot?" celetuk Bagas, nada bicaranya polos. - Jaesalee, 2025 #2 nctlokal (10082025) #2 ooZ (10082025) #7 persahabatan (10082025) #1 hororkomedi (030925) #5 jeno (231025) #1 chenle (051225) #1 00ldream (051225) #1 persaudaraan (040126) #3 nctdream (150126)
All Rights Reserved
#16
humor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SARING SAYANG
  • FORGET ME NOT
  • Behind The Scene
  • Geng Bratadikara (TERBIT) ✓
  • SAPTA HARSA {TERBIT} ✓
  • ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓
  • 4 Pangeran Nocturna (Blood & Rebellion) (TERBIT) ✓
  • GARIS TENGAH ✓
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Melody In Ramadan (TERBIT) ✓

​"Kata bapak, ada banyak orang meninggal kemarin malem. Kalian gak tau?" ​Kalimat yang diucapkan Janu pagi tadi di halaman bengkel kembali terngiang-ngiang di kepala. Saat itu, semua orang kompak menggeleng karena memang tidak tahu-menahu. Mereka pun memilih untuk tidak ambil pusing atau mencari tahu lebih jauh. Lagipula, hidup mereka sudah terlalu sibuk dengan urusan masing-masing. Tragedi di desa tetangga terasa seperti angin lalu yang tidak akan pernah menyentuh ketenangan Desa Kalipucang. ​Namun, dugaan mereka meleset total. ​Malam harinya, sebuah undangan mendadak yang bersifat mendesak memaksa ketujuh pemuda itu membatalkan semua agenda santai mereka. Tahu-tahu, mereka semua sudah dikumpulkan di pendopo desa yang terletak tepat di samping rumah Janu. 🍃KALIPUCANG UNIVERSE VOLUME II 👻VOLUME I JUDULNYA GUBUK REYOT

More details
WpActionLinkContent Guidelines