Dalam Kenangan yang Pernah Ada

Dalam Kenangan yang Pernah Ada

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida mié, jul 23, 2025
Apa jadinya bila satu-satunya kenangan terindah yang kamu punya, ternyata hanya mimpi? Sima masih mengingatnya-sosok Ratih, gadis pemberani yang menemaninya di rumah pohon masa kecil, tempat khayalan menjadi nyata dan dunia dewasa belum sempat menyentuh mereka. Tapi ketika ia terbangun, semuanya sirna. Tidak ada Ratih, tidak ada rumah pohon, hanya kekosongan yang perlahan menelan rasa percaya. Bertahun-tahun berlalu, mimpi itu masih membayanginya. Sampai suatu hari, di bawah pohon di taman kecil kotanya, ia bertemu seseorang yang membuat waktu seolah berhenti. Seorang gadis dengan rambut hitam legam, senyum yang familiar, dan nama yang tak asing: Ratih. Apakah mimpi itu akan tumbuh kembali di dunia nyata? Ataukah ia harus mengikhlaskan bahwa tidak semua yang hilang akan kembali? Sebuah kisah tentang kehilangan, harapan, dan pertemuan yang tak terduga-untuk siapa pun yang pernah mencintai sesuatu yang tak nyata, namun terasa benar-benar hidup.
Todos los derechos reservados
#51
surreal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Chana's Transmigrasi
  • BACKSTREET
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Mission
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • REGAN's Crazy Wife
  • Change The Plot (Niel)

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido