Harsa Amorfati

Harsa Amorfati

  • WpView
    LETTURE 50
  • WpVote
    Voti 10
  • WpPart
    Parti 8
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ago 1, 2025
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Eisha tak pernah benar-benar merasakan arti sebuah rumah. Ia merasa jika kelahirannya adalah sebuah kesalahan. Namun, di tengah ruang putih rumah sakit dan percakapan panjang dengan sang dokter, Eisha menelusuri kembali hidupnya. Tentang luka-luka yang menumpuk, tentang secercah harapan, hingga tentang kehilangan demi kehilangan yang menguji dirinya. "Jika luka adalah bagian dari hidup, maka aku ingin merawatnya. " -Eisha Amora
Tutti i diritti riservati
#226
berjuang
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Favorite Lecturer
  • Tanda Seru
  • Goodbye, Hello? [TAMAT]
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • Spicy
  • THE REBELLOUSE! [END]

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti