Held To Death

Held To Death

  • WpView
    Reads 6,343
  • WpVote
    Votes 301
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 17, 2026
"Ia tidak tahu, cinta itu sedang memeluk... atau mencekik." Aluna tak pernah tahu rasanya dicintai- dilahirkan dari rahim yang menolaknya, dibesarkan oleh lelaki yang lebih memilih peluru daripada pelukan. Rumah baginya hanyalah kandang tanpa pintu keluar, dan masa kecil adalah mimpi buruk yang tak kunjung bangun. Sampai akhirnya ia pergi... lari dari segalanya, berharap hidup bisa memberi jeda. Tapi luka yang lama tak pernah tinggal diam. Ia kembali dalam bentuk lelaki asing yang matanya mengingat terlalu banyak, dan senyumnya menyimpan obsesi yang tumbuh sejak mereka masih anak-anak. Lelaki itu mencintainya dengan cara yang tak biasa- melekat seperti bayangan, melindungi sambil menyiksa perlahan. Aluna tidak tahu apakah ia sedang dicintai... atau dikurung dalam cinta yang menyesakkan. Karena kadang, luka datang bukan untuk disembuhkan, tapi untuk memastikan kau tak pernah benar-benar pulih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BEAUTIFUL BASTART ( TERBIT)
  • Unconditionally
  • Stepfather; The Forbidden Glipmse🔞
  • BELENGGU
  • YOU, AND WILL REMAIN YOU
  • LOVE IN THE TWILIGHT
  • Dua Takdir
  • My Handsome Ghost | HARQEEL (Complete√)
  • UNFORESEEN ACCIDENT
  • Crazy Girl Who Charms Hearts (SEGERA TERBIT)

RYUGHAN ALVARES- Aku adalah mesin yang jiwanya di ciptakan untuk menguasai, mengungkung dunia dalam genggaman ku, mengendalikan waktu sesuai mauku, aku tak memiliki kepercayaan, cinta, dan aku tak percaya kejujuran. tapi!!! kau datang, dengan mulut kasar yang setiap hari ingin ku bungkam dengan bibirku, dengan egomu yang ingin ku kendalikan, Dengan kebohongan yang setiap hari terpancar dari matamu. Sesuatu yang muncul diam-diam sejak aku melihat mu berdiri di hadapanku, tanpa menunduk, tanpa berkedip, bahkan menantangku dengan retina cantik namun mematikan! AZELA AGATA ZEE- Percayalah aku hanya ingin tidur dengan tenang, aku hanya ingin tenggelam dalam kedamaian, Kedamaian yang harus Aku relakan karena kehancuran dimasa lalu, yang terpaksa ku lakukan untuk melindungi mu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines