Lembaran Hidup - Hendery WayV

Lembaran Hidup - Hendery WayV

  • WpView
    LECTURES 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., nov. 8, 2025
Hanzel Rivandi Alvaro. Sebagaimana layaknya manusia pada umumnya, Hanzel memiliki cerita disetiap harinya. Lewat cairan yang tergores disebuah kertas, Hanzel mengungkapkan perasaanya. Dengan banyaknya alur yang tak sejalan dengan harapan, serta berbagai hal kecil yang memiliki arti berharga bagi dirinya. Atau suara omelan Devan yang tak ada henti-hentinya akibat ulah dirinya atau Arkan. " ASTAGFIRULLAH! LU MAU DIEM ATAU GUA LEMPAR KE RAWA?" Devan sudah mengelus dadanya sejak tadi. " Maunya dikasih motor baru," kata Hanzel santai. " DASAR SEDENG!" umpat Devan seraya menuju kamarnya. " Makasih, aku emang ganteng," balas Hanzel tak nyambung. " BENERAN SEDENG!" " Gak bisa diem banget lu berdua! Tetangga dateng baru tau rasa lu!" ucap Lintang yang sudah pusing dari beberapa waktu lalu. Sudahlah pusing kepalanya, ditambah pula teriakan adiknya yang seperti monyet lepas kandang.
Tous Droits Réservés
#635
hendery
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Dua Langit Berbeda
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • ATMA FATAMORGANA
  • MOTHER
  • My Step Mom?
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Stealing My Husband
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu