Story cover for Scarlet Eulogy by dawningangels
Scarlet Eulogy
  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jul 24, 2025
1837. Tepat setelah wafatnya Raja William IV, kejahatan merajarela. Para bangsawan bersaing untuk mendapatkan takhta sang raja dengan menusuk satu sama lain. Hal ini menyebabkan kerugian besar di Britania Raya.

Harvey, pemuda yang hanya berniat mengantarkan sebuah paket sayuran malah terlibat dalam kasus pembunuhan yang mengenaskan. Di saat yang bersamaan, seorang detektif eksentrik tertarik dengannya. Mereka bekerja sama untuk mencari tahu kebenaran. Namun apakah ini hal yang baik untuk mereka berdua?
All Rights Reserved
Sign up to add Scarlet Eulogy to your library and receive updates
or
#10riddles
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Bound to Him cover
Defiant cover
Shadow in the Lab cover
Fraktal Rahasia cover
Hello, Mr. Mafia! cover
SEÑOR V [END] cover
Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)  cover
Trasmigrazione Gemellare Antagonista.    cover
My Perfect Model ( Republish ) cover
SHEA SANG FIGURAN cover

Bound to Him

54 parts Complete

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."