Nada Yang Menjadi Kata

Nada Yang Menjadi Kata

  • WpView
    LECTURAS 21
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 19, 2026
"Nada-nada itu tak berhenti di telinga. Mereka mengalir ke dalam hati, dan berubah menjadi kata." Seri ini adalah upayaku menafsirkan lagu-lagu dari penyanyi-penyanyi hebat: bukan secara teknis, tapi secara batin. Puisi, prosa, dan diksi-lahir dari lirik yang menyentuh, dan kuhidupkan kembali dengan kata-kata. Jika kamu pernah merasa seolah lagu itu sedang membicarakanmu, kamu tidak sendirian.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • My Wish
  • aku bukan penyair
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Rembulan Yang Sirna
  • Semua Memukul (✅)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido