The Best Choice

The Best Choice

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Taman belakang sekolah selalu jadi tempat paling absurd. Di sanalah tempat orang jatuh cinta, pura-pura lupa, atau ngumpet pas disuruh piket. Tapi hari itu, taman itu jadi saksi satu hal yang nggak pernah Amel siapin: perpisahan. "Mell," suara Ethan pelan, tapi cukup bikin jantungnya kayak dilempar ke lantai tiga. Amel nggak langsung jawab. Dia pura-pura fokus ngeliatin sebatang rumput liar yang tumbuh di sela paving blok. Padahal jelas-jelas, yang liar itu pikirannya sendiri. Mau jawab apa? Mau nyuruh Ethan batal? Mau bilang: "Jangan tinggalin aku?" Gengsi. Banget. Ethan duduk di sebelahnya, agak jauh. Mungkin biar nggak deg-degan. Tapi percuma, jaraknya cuma setengah meter, dan deg-degannya udah kayak lomba lari estafet. "Gue berangkat 2 minggu lagi," kata Ethan pelan. "Oh," sahut Amel pendek. Seperti huruf vokal yang kecewa. "Gue bakal kuliah di Melbourne, ambil DKV. Sesuai rencana lah." "Hebat sih." Padahal hatinya pengin teriak, "Terus aku gimana, Thaaaan??" Mereka diam. Angin sore lewat dengan santai, nggak tahu betapa banyak yang nggak tersampaikan di situ. "Gue pikir Lo bakal senang," Ethan nyengir, padahal matanya nahan sesuatu. "Ya... senang lah," Amel senyum palsu. "Kapan lagi bisa bilang temen gue kuliah di luar negeri?" Temen. Kata paling nyebelin dalam semesta hubungan platonik. Padahal kenyataannya... Mereka berdua sama-sama suka. Tapi sama-sama nggak bilang. Karena sama-sama takut kehilangan. Dan sekarang? Ethan pamit. Amel sadar... ternyata nahan perasaan lebih berat dari nahan lapar pas bulan puasa. Cinta pertama gak selalu harus jadi yang terakhir. Tapi kenapa ya, rasanya selalu paling susah dilepasin? Singgah kesini dongg, 😘 jangan lupaa follow Ig @amel_sept untuk menantikan update cerita iniii
All Rights Reserved
#25
bacaajadulu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [TERBIT]

"Jangan tertipu wajah polosnya. Bocah 5 tahun ini adalah calon pembunuhku." Bangun di tubuh Seraphina, ibu tiri jahat dalam novel populer, adalah nasib tersial. Terutama karena dia tahu akhir hidup Seraphina bukanlah bahagia selamanya, melainkan mati mengenaskan di ujung pedang anak tirinya sendiri, Luca. Di novel aslinya, Luca tumbuh menjadi Tyrant kejam karena siksaan masa kecil, dan orang pertama yang ia eksekusi saat berkuasa adalah ibu tirinya. Seraphina punya waktu sebelum Luca dewasa. Tujuannya sekarang: 1. Stop menyiksa Luca. (Jelas). 2. Buat Luca menyukainya. (Agar namanya dicoret dari daftar balas dendam). 3. Kumpulkan uang, cerai, lalu kabur sejauh mungkin sebelum Luca ABG. Rencananya berjalan mulus. Namun, Seraphina lupa satu hal. Ayah anak itu, Duke Alistair, yang seharusnya dingin dan tak peduli, mulai menaruh curiga pada perubahan drastis istrinya. Kecurigaan yang perlahan berubah menjadi obsesi gila. "Kau mau pergi kemana, Istriku? Kau pikir aku akan membiarkanmu membawa lari hati putraku... dan hatiku?" Ranking Wattpad: 🥇fiksi [04, 06-08/01/2025] 🥇fiksi remaja [08/01/2025] 🥇fiksi sejarah [08/01/2025] 🥇fantasi [04, 08/01/2025] 🥇fiction [08/01/2025] 🥇reinkarnasi [04, 06-08/01/2025] 🥇kerajaan [04-08/01/2025] 🥇historical romance [04-07/01/2025] 🥇posesif [06-08/01/2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines