In Your Arms

In Your Arms

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Aug 1, 2025
"Pelukanmu terasa seperti rumah." Raka, seorang mahasiswa fotografi dengan hati yang hangat, tidak pernah menyangka hidupnya berubah setelah bertemu Adrian-pekerja kantoran yang terlihat dingin, tapi menyimpan luka yang dalam. Di balik senyum ramahnya, Raka membawa rasa aman yang tak pernah Adrian rasakan. Mereka saling menemukan arti kehadiran, namun dunia luar tidak selalu ramah pada cinta mereka. Ketika tuntutan keluarga, masa lalu, dan rasa takut mulai menguji, apakah pelukan Raka cukup untuk menjaga Adrian tetap bertahan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • BRONDONG || BL Lokal
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Little Prince
  • Hey, Enemy!
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines