HUMAN INSIDE THE PAINTING

HUMAN INSIDE THE PAINTING

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 27, 2025
Sophia Florra adalah gadis cantik yang tidak sempurna. Kegemarannya dalam melukis adalah keseharian yang tidak pernah ia lewatkan. Sophia mempunyai mimpi yang tinggi, yaitu menjadi pelukis terkenal di usia nya yang terbilang sangat muda. Tepat pada pukul 00.00 di hari ulang tahun nya Sophia. Keajaiban terjadi di malam itu. Sosok tinggi menyinari isi ruangan gelap kamar Sophia. Makhluk apa yang datang di malam keajaiban itu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#23
painting
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • When The Villain Looks at Me [END]
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • Perfect Antagonist (on going)
  • MORGAN
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Trapped in a Psycopathic Novel

"Lo mau gue berlutut?" *** Ariana Vallen adalah gadis biasa, sebatang kara, sibuk bertahan hidup, dan satu-satunya hiburannya adalah membaca novel di ponselnya. Sampai suatu malam, setelah menamatkan cerita yang berjudul A Whisper of Love, hidup Aria berubah. Saat terbangun, dia mendapati dirinya bukan lagi di kamar sempitnya, melainkan di dunia novel itu sendiri. Sebagai Ariana Mavelle, kembaran protagonis pria yang kelak akan tewas tragis di tangan antagonis. Kini, dengan seluruh jalan cerita yang sudah ada di tangannya, Aria bertekad untuk mengubah takdirnya. Dia akan melindungi sang antagonis, dari dunia yang perlahan mengubahnya menjadi sosok yang dibenci semua orang. Dengan begitu Aria tidak akan mati, bukan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan