Himari-sama [HIATUS]

Himari-sama [HIATUS]

  • WpView
    LECTURES 405
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Chapitres 16
WpMetadataReadEn cours d'écriture1h 11m
WpMetadataNoticeDernière publication ven., oct. 3, 2025
Dituntut menjadi sempurna di keluarga bangsawan. Hyuga Himari kakak perempuan dari hinata dan hanabi. Keluarga yang terlihat anggun begitu di hormati karna kekuatan mata mereka dan teknik taijutsu pukulan lembut. Untuk mempererat hubungan keluarga utama dan cabang ia di jodohkan secara rahasia dengan sepupunya sendiri, Hyuga neji yang berjarak 4 tahun saja. Himari anak yang penurut hanya bisa menerima titah sang ayah. Awalnya ia tidak memiliki rasa, namun seiring berjalannya waktu. Timbul rasa aneh di lubuk hati himari. "Perasaan apa ini?"
Tous Droits Réservés
#106
hyuga
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Untuk Ayura
  • My Love in Air
  • Cinta Biar Betul ?
  • KAU BAHAGIAN HIDUPKU
  • Kick and Dash!
  • Jalan Berpisah

"Kalo aku gagal jadi yang utama di hati kamu, paling engga kamu tau... aku pernah ada." Dia, Raffi Naradipta. Cowok dingin yang namanya sudah terkenal di seluruh sekolah. Sikapnya yang setenang dan sedingin kutub utara, ditambah wajahnya yang terlalu tampan untuk diabaikan, membuat banyak siswi dari kelas sepuluh hingga kelas dua belas diam-diam mengaguminya. Termasuk Ayura Raquelle Rahardja. Namun, hanya Ayura yang berani melangkah sejauh itu hingga akhirnya bisa berdiri di samping Raffi sebagai kekasihnya. Tidak ada yang tahu bagaimana cara Ayura memenangkan hati Raffi. Banyak yang mungkin menganggap Ayura nekat, bahkan gila, jika tahu kisah di balik perjuangannya. "Raf, Tuhan itu baik. Dia pasti nggak mau aku terus terjebak dalam rasa sakit ini. Aku udah coba nerima kenyataan, tapi aku udah bener bener capek. Aku butuh Mama... butuh tempat pulang yang bisa bikin aku tenang. Dan satu-satunya cara yang aku tau sekarang... ya pergi. Tolong jaga diribaik-baik, Raf. Setelah ini mungkin aku nggak akan ganggu kehidupan kamu lagi."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu