We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NOZOMI [ON GOING]

NOZOMI [ON GOING]

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 20, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
"Saya Ajeng, Sri Ajeng Dewi Ratnasari putri Tuan Suyatno" katanya, melangkah maju dan mengulurkan tangan. Akira menjabat tangan itu sebentar, lalu melepasnya dengan hormat. "Kaito Akira Nakamura,Senang bertemu dengan anda, nona Ajeng" _________________________________________ Hujan baru reda ketika Kaito Akira Nakamura melangkah masuk ke Omah Ageng, rumah besar keluarga priyayi Jawa. Ia datang untuk urusan dagang, tetapi sejak pertama kali menatap Sri Ajeng Dwi Ratnasari, putri tuan rumah, semuanya terasa berubah. Di balik kebaya sederhana dan selendang kuningnya, Ajeng menyimpan trauma pada tentara Jepang. Di balik sopan santun dan tatapan teduhnya, Akira menyembunyikan rahasia yang tidak bisa ia ungkap. Pertemuan mereka hanya sekejap seolah angin sore yang menyingkap takdir tapi cukup untuk menyalakan percikan rasa penasaran, dendam, dan sesuatu yang lebih dalam. Di tanah Jawa yang penuh ketegangan, perbedaan mereka akan membawa cerita tentang dendam, kemanusiaan, dan perasaan yang tak terduga. _________________________________________ Semoga suka♡ Tolong kasih kritik dan saran nya dan jangan lupa vote
All Rights Reserved
#101
ajeng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaranala
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • SUAMI KAISAR
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines