Di tengah dinginnya malam kota yang penuh konflik dan skandal remaja, Mentari Ayudhia Prameswari bersinar sebagai ketua OSIS yang tenang, mandiri, dan dewasa. Meski berasal dari panti asuhan, Mentari dikenal oleh teman-temannya sebagai sosok yang ramah, berprestasi, dan selalu ada untuk orang lain.
Di sisi gelap dunia sekolah, Bumi Raka Alexander -ketua geng motor, jenius dengan luka batin dalam-menjadi pusat skandal dan gosip. Hidup bersama ayah yang keras, ibu tiri manipulatif, dan adik tiri yang selalu dipuji membuat Bumi tumbuh liar dan penuh amarah. Tapi di balik sorot lampu jalan dan suara motor yang meraung, ada rahasia yang tak pernah diucapkan.
Takdir mempertemukan mereka bukan kebetulan. Mentari yang terang dan Bumi yang gelap saling bersilang dalam dinamika sekolah yang penuh tekanan, hingga sebuah malam kelam mengubah segalanya.
Apakah kehadiran Mentari sanggup meredam badai yang bergolak di dalam diri Bumi?
Apakah Bumi benar-benar mengenal gadis yang selalu hadir di saat-saat tergelapnya?
_Mentari Untuk Bumi_ - sebuah cerita tentang luka, cinta, dan keheningan yang berbicara lebih lantang dari kata-kata. Jangan percaya segalanya di permukaan. Di dalam cerita ini, setiap tokoh menyimpan sesuatu yang bisa mengubah segalanya.
*Coming Soon*
• bakal up dalam waktu dekat ini, kalo aku gak malas.
• jadi tungguin ya, kisah Mentari dan Bumi.
• follow dulu sebelum baca.
• yang plagiat kena azab.
~start 7 Agustus 2023~
~end 12 November 2024~
Selamat Membaca 💙💙
FOLLOW DULU CINTAH
Bagaimana jika seorang remaja transmigrasi ke tubuh seorang duda anak satu?
Yang mana anaknya seumuran dengannya.
Erlan ketua geng yang hobby tauran, suka membully, hingga ia dibunuh oleh salah satu korban bully nya, bukannya ke alam baka, ia malah transmigrasi ke seorang duda anak satu.
Gerlan, duda yang berusia 37 tahun, ia membenci anaknya, hingga anaknya juga
membenci dirinya.
Abian, bocah bebal keras kepala, seperti cerminan jiwa Erlan.
Gerlan waktu seumuran Abian sungguh nakal, hingga karna kenakalannya hadirlah Abian.
Sekarang, Gerlan harus menghadapi anaknya yang lebih parah dari dirinya waktu muda.
Tapi ini Erlan bukan Gerlan. Bocah nakal yang harus merawat bocah bebal.
"Gue... Benaran punya... Anak?"
.
.