We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Exodus: Maafku dan Terima Kasih

Exodus: Maafku dan Terima Kasih

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 2, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Azura tak pernah meminta untuk dilahirkan dan jadi saksi dari kehidupan yang retak- dari luka-luka yang diwariskan tanpa suara. Namun, suatu malam, ketika bisikan masa lalu mulai memanggil dan tubuhnya diseret oleh takdir yang bukan miliknya, Azura sadar: untuk bisa bebas, ia harus menghadapi apa yang selama ini ia hindari- termasuk sisi tergelap dari dirinya sendiri Ini adalah kisah tentang pelarian dan pengakuan. Tentang sebuah maaf yang tidak cukup. Dan sebuah terima kasih yang tak sempat terucap
All Rights Reserved
#265
familyissue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines