Butiran Pasir Terakhir

Butiran Pasir Terakhir

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 26, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
Abuse and Trauma
Mystery
Conspiracy
Menyelamatkan masa lalu dan menyembuhkan trauma yang diwariskan dari generasi ke generasi, selama ini hanya menjadi angan bagi mereka. Ina, Niko, dan Lanita terlempar kembali ke tahun 1996, ke masa kecil yang penuh luka dan suara-suara yang tak pantas didengar oleh anak-anak. Keinginan mereka untuk memperbaiki segalanya begitu kuat, hingga waktu pun retak dan menyeret mereka kembali. Namun, waktu bukan alat yang bisa diputar sesuka hati. Semakin dalam mereka menyentuh masa lalu, semakin rapuh jalannya waktu dan takdir yang telah dibuat. Tanpa sadar, setiap langkah yang mereka ubah perlahan membawa orang-orang yang mereka cintai mendekati batas antara hidup dan kehilangan.
All Rights Reserved
#77
penjelajahwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • MOTHER
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Dua Langit Berbeda
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Stealing My Husband

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines