Bisikan di Rumah Gambir

Bisikan di Rumah Gambir

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 26, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Ketika Dinda menerima tawaran menggiurkan untuk menjaga rumah tua di Gambir, ia pikir itu hanya kos biasa. Namun, derit lantai, aroma melati misterius, dan bisikan lirih di tengah malam segera menjadi bukti bahwa ia tak sendirian. Molly, anjing tua yang menemaninya, selalu menatap langit-langit seolah melihat sesuatu yang tak kasat mata. Puncaknya? Penemuan kalung kunci berkarat dan pintu kamar terlarang yang terbuka, mengungkap rahasia kelam tentang pembunuhan yang terkubur bersama arwah yang menanti keadilan. Bisakah Dinda mengungkap kebenaran di balik Bisikan di Rumah Gambir, atau ia akan menjadi korban selanjutnya?
All Rights Reserved
#421
jakarta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Sukma Lara [END]
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TUMBAL PESANTREN

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines