Dila Agustian tidak pernah ingin menjadi pusat perhatian, apalagi dikenal sebagai seorang pembunuh. Namun, satu foto palsu mengubah segalanya.
Di masa SMP, Dila terlambat tiba di lokasi tawuran yang berujung tragedi. Saat sampai, teman-temannya sudah tergeletak tak bernyawa. Namun, seseorang sosok yang sebenarnya bertanggung jawab atas pembantaian itu memanfaatkan situasi dengan mengambil foto Dila di dekat mayat-mayat tersebut. Foto itu tersebar luas, menuduhnya sebagai pelaku pembunuhan.
Ketakutan menyelimuti sekolah. Para guru dan kepala sekolah tidak berani mengeluarkan Dila karena khawatir akan mengundang amarahnya. Namun, di balik itu, teman-temannya menjauhinya, membicarakannya di belakang, dan memperlakukannya seolah-olah dia monster. Sendirian, Dila bertahan hingga lulus SMP, membawa luka yang tidak hanya di tubuhnya, tetapi juga di hatinya.
Kini, di SMA, Dila berharap bisa memulai hidup baru, jauh dari bayang-bayang masa lalunya. Namun, kabar buruk tetap menempel padanya seperti bayangan. Reputasi buruknya terus mengikutinya, membuatnya tetap dihindari. Tapi Dila tidak bisa terus diam.
Bersama Kinanda satu-satunya orang yang masih percaya padanya Dila mulai menggali kembali tragedi masa lalu. Dia harus menemukan kebenaran, mengungkap siapa dalang sebenarnya, dan membersihkan namanya. Tapi semakin dalam dia mencari, semakin banyak rahasia kelam yang terungkap.
Siapa yang sebenarnya berada di balik pembantaian itu? Dan mengapa Dila dijadikan kambing hitam?
Di tengah prasangka, ketakutan, dan ancaman yang semakin nyata, Dila harus berjuang menghadapi masa lalunya sebelum masa lalu itu menghancurkannya untuk selamanya
Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru.
Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam.
Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin.
Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih?
Highest Ranking
#1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026
#1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026
#7 out of 1.5K Romansa 17/01/2026
#3 out of 365K Cinta 18/01/2026