Masih Kamu (Tamat)

Masih Kamu (Tamat)

  • WpView
    Membaca 143
  • WpVote
    Vote 61
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadLengkap Rab, Jul 30, 2025
Kami bertemu lewat layar, bukan pertemuan yang luar biasa, tapi rasanya seperti... takdir. Rafi datang di saat aku sedang biasa-biasa saja, lalu membuat semuanya terasa lebih berarti. Dari obrolan ringan, perhatian kecil, sampai tawa-tawa yang diam-diam jadi candu. Kami berjalan bersama, saling menemani. Ada Mayra di awal kisah, Rahma di tengahnya, dan perubahan sikap yang perlahan meredupkan segalanya. Tapi aku tetap mencintainya. Dengan tulus, dengan sabar, dengan harapan. Sampai akhirnya kami memilih berpisah. Bukan karena menyerah, tapi karena ingin memberi ruang untuk tumbuh. Tapi kalau kamu tanya... Apakah aku masih berharap pada dia? Jawabannya: masih. "Masih Kamu." Kisah cinta nyata yang tak selalu sempurna, tapi penuh ketulusan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#4
kisahnyataku
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kafka
  • I am perfect
  • One Shoot my baby KIM SUNOO II 🔞!
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Hasrat
  • Selina
  • ​The Emperor's Triple Trouble (Season 2)
  • Memetik Bulan
  • Kumpulan Cerpen Dewasa Tamara Aruna
  • baby boy ( cillo )
Kafka

"Ini adalah Kafka. Dia adalah anak angkatku. Meskipun dia tak bisa berbicara sepenuhnya, dia masih bisa mengucapkan huruf vokal. Dan terkadang dia sedikit ceroboh karena penglihatannya yang terbatas. Saya harap kalian bisa akrab dan menerimanya" Wanita itu memperkenalkan anak laki-laki disampingnya kepada para lelaki yang berbeda usia di depannya. Anak yang bernama Kafka itu sedikit takut dengan keluarga barunya. Ia tak bisa melupakan cerita yang selalu terngiang-ngiang dikepalanya bahwa ia akan mati ditangan si bungsu Limberg. Jadi sebisa mungkin ia akan bertindak baik dan tidak terlalu berinteraksi dengan si bungsu. Apakah Kafka mampu menanganinya? Cr pict : Pinterest

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan