Suatu pertemuan singkat. Satu rasa yang tumbuh diam-diam.
Dansatu lagi kehilangan yang tidak sempat dijelaskan.
Aurelia Zahira Maheswari-18 tahun, manis, lembut, tapi sering terlambat menangkap isyarat.
Aksara Dirgantara Baskara - 22 tahun, dewasa, humoris, dan hadir seperti hangat matahari pagi.
Mereka bertemu tak sengaja dalam sebuah acara kampus. Perkenalan singkat yang sempat tumbuh menjadi hangat....
Tapi sayang, cinta mereka tak sempat berkembang.
Karena aksa menghilang -meninggalkan aurel tanpa kata.
Satu tahun berlalu Takdir mempertemukan mereka kembali di Yogyakarta.
Namun, aoakah waktu bisa menyembuhkan semua luka?
Apakah pertemuan kedua mampu menggantikan kehilangan yang dulu tertinggal?
Ini bukan kisah cinta yang mulus. Tapi tentang dua orang yang saling belajar kembali-untuk percaya, memaafkan, dan tumbuh bersama.
Setelah mati dalam kesepian dan penyiksaan di tangan kedua putranya yang menaruh dendam, Edward Williams secara ajaib terbangun di masa lalu, tiga tahun sebelum ajalnya.
Edward bertekad menebus dosanya dengan kasih sayang, namun ia justru menghadapi penolakan berkali-kali dari kedua putranya. Xavier, si sulung membalas setiap perhatian Edward dengan bentakan dan perilaku kasar. Sementara Kayden, selalu menolak dan memaki ayahnya.
Ini adalah kisah tentang penebusan yang dibayar dengan air mata, dan cinta yang tumbuh lewat cara yang salah.
Foto dari pin
Kang plagiat jauh-jauh dechh