LUKA BATIN VELLA

LUKA BATIN VELLA

  • WpView
    OKUNANLAR 14
  • WpVote
    Oylar 4
  • WpPart
    Bölümler 3
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cum, Ağu 8, 2025
Vella adalah gadis yang terlihat sempurna dari luar-ramah, cerdas, dan punya mimpi-mimpi besar yang ia jaga dengan hati-hati. Tapi sekuat apa pun ia berusaha, pencapaian itu selalu jatuh ke tangan orang lain. Orang terdekatnya. Orang yang seharusnya mendukungnya, tapi tanpa sadar terus menggesernya ke bayang-bayang. Ia terus mencoba tersenyum. Terus bertahan. Namun di balik senyum itu, ada luka yang pelan-pelan tumbuh. Luka yang tak berdarah, tapi menyakitkan. Luka yang lahir dari diamnya hati yang tak pernah dipilih. Bagaimana rasanya dikalahkan oleh seseorang yang kamu sayangi? Bagaimana jika kamu sudah terlalu lama diam... sampai kamu sendiri lupa caranya bicara? "LUKA BATIN VELLA" adalah kisah tentang rasa yang dipendam, impian yang tak kunjung jadi nyata, dan kepercayaan yang pelan-pelan berubah jadi kepedihan. Tentang seorang gadis... yang terlalu sering mengalah, sampai akhirnya lelah.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi