kita?
  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
iya ini hanya mimpi "itu lucu banget tau bayi nya," "iya Abel," mereka berjalan mengelilingi taman yang di penuhi anak kecil juga bayi bayi. tawa dan canda menyatu dalam taman itu. dua orang berpakaian seragam pramuka itu tertawa seolah emang benar dunia milik berdua. Mereka sudah lama disini sampai langit yang tadi biru pudar berubah menjadi warna violet yang sangat indah. Orang-orang sudah pulang menyisakan kenangan yang akan menjadi dejavu di tempat ini. senja yang sangat indah. warna orange mampu membuat Abel tersenyum terenyuh. "ayo pulang," ajak Gabriel, tangannya masih menggenggam tangan Abel. Abel menatap Gabriel. ia berkata sambil tersenyum. "makasi buat waktunya Gabriel, Abel bahagia banget bisa gini sama kamu," "kalau kamu ke tempat ini, inget aku ya?" Gabriel tersenyum. .... Gabriel tertawa lebih ke tawa yang hambar. "iya aku bakal inget kamu Abel," "aku datang ke tempat ini lagi, tapi ku dengan yang lain,"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Figuran Tanpa Peran [END]
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • After the Fall
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Girl Who Was Never Written
  • MUKTI AGUNG
  • GALAKSI [HIATUS]
  • ARCHIO KENZO [ END ]
  • The Lost Cael
  • Halo Gus!!

Alexsya Mahardika, seorang mahasiswi tingkat akhir yang terkenal cuek dan datar dalam bersosialisasi, tiba-tiba terjebak ke dalam novel yang pernah ia baca. Anehnya, ia bukan menjadi pemeran utama, melainkan masuk ke tubuh seorang, figur minor yang hanya memiliki sedikit peran sebelum dilupakan. Tokoh ini-yang sekarang ditempati Alexsya-adalah saudara dari dua adik kembar yang kelak tumbuh menjadi antagonis. Di cerita aslinya, sifat cueknya turut membentuk masa depan suram untuk kedua adiknya. Masalahnya, Alexa juga cuek. Ia tak jago menunjukkan perhatian, tak pandai mengekspresikan emosi, dan tidak pernah membayangkan harus mengasuh dua anak kembar yang tempramental. Namun demi mengubah masa depan keluarga itu, Alexa mau tak mau harus belajar keluar dari zona nyamannya: menjadi kakak yang lebih hadir, meski caranya kaku; memberi perhatian, meski sering terlambat; dan memahami dua bocah kembar yang keras kepala seperti batu. Bisakah seseorang yang cuek memaksa dirinya menjadi hangat? Atau justru dunia novel akan menunjukkan bahwa perhatian tidak harus ditunjukkan secara terang-terangan? Start: 29 Januari 2025 End: 7 Mei 2025 ✍️Penulis: Cmelia

More details
WpActionLinkContent Guidelines