THE PAVILION

THE PAVILION

  • WpView
    Reads 209,888
  • WpVote
    Votes 15,420
  • WpPart
    Parts 100
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Dec 8, 2025
Brianda Adnan Biru bukan pria yang ramah, bukan pula pria yang mudah didekati. Pewaris tunggal Blue Group itu hidup dengan rapi, dingin, dan penuh kendali. Seakan semua hal di dunia hanya bagian dari perhitungan yang sudah ia menangkan sejak awal. Hingga Samaya datang. Seorang seniman patung dengan mata yang tenang, tapi menyimpan luka yang bahkan tak bisa dilihat orang lain. Biru memilihnya untuk sebuah proyek, bukan karena popularitas, tapi karena ada sesuatu di dalam diri Samaya yang mengusik rasa mati dalam dirinya. Rumah itu menjadi saksi, paviliun dengan dinding yang penuh bisikan dan rahasia. Samaya tahu ia hanya datang untuk bekerja. Tapi semakin lama, semakin ia merasa proyek ini bukan hanya tentang seni. Ada permainan di sini. Ada luka. Ada hasrat yang berwujud seperti bayangan diam, tapi tak bisa diabaikan. "Dia memandangku seolah aku hanyalah karya setengah jadi. Tapi yang kutakutkan, mungkin aku ingin benar-benar dipecahkan dan dibentuk ulang olehnya." --- ⚠️Trigger Warning: Suicide, Child Grooming, Childhood Sexual Trauma, Kidnapping, Nudity, Violence, Adult Content, Emotional Trauma, Harsh Language, and Morally Grey Characters THE PAVILION by Lady Hugo 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • APOCALYPSE
  • Red Rose
  • FADED DESIRE
  • Lady in Chains
  • 27 Letters To Prague ♤ [END]
  • Sinful Flame
  • Sonder [✓]
  • Lunaire ♧
  • 11:11 Her Time
  • Savage Claim

Demi mendapatkan obat untuk adiknya, Elia Morrigan menyamar sebagai seorang laki-laki dan bekerja di laboratorium ilegal. Laboratorium tempat di mana manusia kelas bawah dikurung dan dijadikan sebagai bahan penelitian bagaikan hewan. Elia bertugas mengantarkan makanan pada para manusia uji coba yang telah kehilangan sisi kemanusiaan mereka, yang perlahan-lahan menjadi monster mengerikan. Semuanya sangat mengerikan, namun ada satu tahanan di sana yang membuat bulu kuduk Elia me remang setiap kali mengantarkan makanan padanya. Tahanan dengan nama Lucas deTadeusz itu selalu menarik tangan Elia saat Elia mengantarkan makanan padanya, menarik tangan Elia melalui celah sel yang sempit dan mengendus tangan Elia seraya menatap Elia dengan pupil matanya yang melebar hampir menutupi seluruh sclera-nya. "Kau perempuan. Kau begitu harum, membuatku rasanya ingin sekali memakanmu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines