Perfect Boy, Friend?

Perfect Boy, Friend?

  • WpView
    LECTURES 73,596
  • WpVote
    Votes 2,424
  • WpPart
    Chapitres 47
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., janv. 1, 2026
[ NON BAKU ] Bagi semua orang, mendapatkan sosok Sean adalah sebuah keberuntungan. Namun bagi Sean, bersama dengan Jina adalah suatu keberuntungan sekaligus anugrah terbesar yang diberikan tuhan. Jina itu cewek paling beruntung karna mendapatkan sahabat seperti Sean yang selalu memperlakukan dia bagai ratu, selalu ada untuknya dan selalu menemani Jina kapanpun dimanapun. Sean, sosok cowok yang kini menjabat sebagai sahabat terbaik Jina dari orok, 24/24 jam selalu menempel bagai permen karet, cowok cool introvert yang paling jago dikandang, kalo ditinggal sendirian kayak anak ilang, tapi kalo bareng Jina bisa senyum gada beban. Mereka tuh sudah seperti satu set, dimana ada Jina, disitu pasti ada Sean, saking nempelnya membuat banyak orang mengira kalo mereka itu sepasang. "Aku bukan anak kecil." Perkataan kesekian yang selalu Jina katakan disaat Sean memperlakukan dia seperti bayi, Jina itu udah gede, udah bisa apa-apa sendiri. "Bagi aku kamu tuh masih kaya bayi." ___ "Nanya apaan?" "Lo sama Sean beneran cuma temen?" ___ "Eh! Ada aloe-aloe!" "Itu daun bawang." Publish: 10/08/2025 Finish :
Tous Droits Réservés
#833
greenflag
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Nakula

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu