Antara Dia Dan Doa

Antara Dia Dan Doa

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing26m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 8, 2025
Nama aku Samirah. Aku bukan perempuan yang luar biasa. Aku pernah goyah. Pernah jatuh suka tanpa suara. Pernah hampir hanyut dengan perhatian yang tak pasti. Tapi dari semua rasa tu, aku belajar satu perkara: "Tak semua yang hadir perlu kita sambut." Kadang, perhatian itu cuma ujian. Kadang, senyuman manis lelaki itu hanya cabaran antara mereka. Dan kadang, bila kita jaga diri terlalu baik - kita dijadikan bahan permainan ego yang paling kejam. Tapi aku pilih untuk tak jadi mangsa. Aku pilih untuk jaga harga diri aku. Aku pilih untuk berdiri dengan Allah walau hati pernah bergetar untuk manusia. Aku bukan tak boleh jatuh cinta. Cuma aku tak mahu jatuh, pada cinta yang tak tahu tanggung jawab. Kalau satu hari nanti, ada yang datang... Bukan dengan gaya, bukan dengan drama, Tapi datang dengan niat, dengan adab, dengan Allah di depan... Maka aku akan pertimbangkan. Bukan kerana aku sunyi. Tapi kerana aku tahu - "Cinta yang sebenar, adalah yang membawa aku lebih dekat kepada Allah." Dan sehingga hari itu tiba, Aku tetap akan jadi Samirah. Yang jaga pandangan, jaga hati, dan jaga langkah - Bukan kerana aku keras, Tapi kerana aku sedar. Serahkan urusanmu pada Allah maka dia akan serahkan hatiMu pada yang selayaknya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nyangga
  • Di sebalik layar
  • PENULIS TAKDIR TERBAIK
  • 𝐑𝐚𝐡𝐬𝐢𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐑𝐚𝐲𝐪𝐚𝐥 ∆ 𝐂
  • Assalamualaikum Ustazah, KAHWINI SUAMIKU.
  • Encik Crush Itu Milikku
  • PELUANG: MotoGP Uzair Abedeen
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • Lelaki Itu Takdirku
Nyangga

Kumpulan kisah-kisah dengan segala keberagaman yang tercipta karena ada, kalau gaada berganti ( ) eh apa ya... Memang agak aneh sih ini dibuat, tapi ini pernah terjadi dalam keseharian. Menarik sih, tapi bisa saja mengulur. Kan kalau lagi main layangan begitu. Eh apasih! Bersembunyi terkadang tanpa disadar, berada paling bawah, memberikan dampat diatasnya entah besar mau pun kecil. Yang jelas sesuat ini harus diciptakan, bisa di kotak-katik sesuai selera. Suatu alasan mengapa semua terjadi? Dan ada penyelesaian jawaban, lalu mencoba mendiami atau merombaknya. Pikirkan. Bukan begitu sekarang dinikmati untuk menuntut setiap tangga nada terucap pada garis tak beirama, tanpa atlas dunia. Rumah. Dari sini senantiasa mencoba menjadi penengah, meski terkadang salah juga. Habis melihat yang berdebat tak menimbulkan titik temu. Beruntung nya ada papan tiang yang menunjukan bahwa ada jalan bebas hambatan dari segala persoalan. Hadir dalam jeda, walaupun mungkin di antara atas dan bawah. Muncul dari ruang kecil. Menopang, sebelum itu terjadi di bagian paling bawah ada yang harus dikuatkan. Sebelum menggelar. Tapi kalau sudah terlanjur engga ada salahnya. Kan bisa di benahi, masih ada sapu, pel, serta pewangi kalau dicari atau ditunggu, mungkin. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines