I'M YOURS||sakuryo

I'M YOURS||sakuryo

  • WpView
    Reads 56,545
  • WpVote
    Votes 3,236
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2026
"manja banget sih lo ke gue!!"-Ryo "emang lu mau gue manja ke orang lain?"-sakuya mereka bestie yaaa mereka temen tapi kedekatan mereka yang sudah melebihi seorang teman membuat orang lain meranggapan mereka seorang pasangan hingga dukungan dari teman" sekolah mereka membuat mereka sadar jika perasaan sayang mereka bukan sekedar sayang kepada teman namun melebihi itu tertarik baca.....?? WARNING!! -BXB -18+ -kata" kasar -homophobiac??ga usah baca -gasuka?gausah baca skip aja -shipper -tingkat 18+ tergantung kesetujuan pembaca atau mood author:) -dilarang keras plagiat bikin cerita juga mikir bestie jadi kasihanilah otak author ini :v
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Last Yes!
  • De Andere Weg (END)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Almost Married (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Chasing Sanara
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Villain Mother

🔞⚠️Note: Cerita ini 21+ ya. Isinya untuk dewasa, mohon bijak dalam membaca. ****** Di Fakultas Ilmu Budaya tempat Andini menuntut ilmu, terdapat satu keanehan yang mencolok: seorang dosen bernama Bapak Mahapraja Hapsari. Setiap kali mengajar, beliau selalu mengenakan kain batik sebagai bawahan. Beliau tidak pernah mengenakan celana kain. Kain tersebut dipadupadankan dengan kemeja berwarna teduh, seperti krim, cokelat muda, putih gading, hijau pupus, dan sesekali merah muda. Penampilannya selalu tampak rapi dan konsisten. Pada awalnya, ketika baru memasuki semester pertama, Andini mengira bahwa hal tersebut hanyalah gaya berbusana biasa. Namun, hingga memasuki semester ketiga, gaya berpakaiannya tidak pernah berubah. Pada suatu siang, karena rasa ingin tahu yang besar, Andini memberanikan diri bertanya secara langsung dengan sopan dan santun. Ia bertanya mengapa beliau tetap mengenakan kain lebar yang terkesan gerah di cuaca panas seperti ini. Dosen yang bertubuh besar dan kekar dengan kulit berwarna cokelat mengilat itu tidak segera menjawab. Ia justru balik bertanya, "Kamu bukan orang Jawa asli, bukan?" "Iya, Pak. Saya orang Sunda. Ibu saya yang berdarah Jawa," jawab Andini. Pria itu bergumam pelan, "Sayang sekali." Wajahnya seketika tampak muram. "Jika kamu benar-benar ingin tahu, temui aku di ruanganku pukul lima sore," ujarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines