Cerita ini sebelumnya pernah di publish di akun @lluvely_daa dengan judul "The Great Queen". Namun di karenakan satu dan lain hal, author memutuskan mempublish ulang cerita di akun baru dengan beberapa tokoh yang namanya berbeda serta alur yang diubah. Demikian, maka cerita ini bukanlah plagiat dari akun tersebut karena orang yang memegang akun adalah satu orang yang sama.
-
Rowena, pewaris takhta kerajaan Hermodia hingga kematian ibunya, Catherine saat ia berusia dua belas tahun. Sang ayah, Raja George menikahi Revian, mantan dayang Catherine dan dari pernikahan itu lahirlah Edgar yang secara mendadak menggantikan posisi Rowena dari garis suksesi pertama.
Demi dan untuk menjaga kestabilan politik, Rowena dijodohkan dengan Pangeran August, pewaris muda yang usianya terpaut enam tahun lebih muda darinya. Namun, tak lama setelah pernikahan mereka ayah August, Ronald Sang Raja Diasgia wafat. Dalam wasiatnya, Ronald menunjuk Rowena sebagai wali takhta bagi August yang masih 18 tahun saat itu. Keputusan tersebut mengundang kontroversi karena posisinya sebagai wali otomatis akan setara dengan raja.
Namun kekuasaan seorang perempuan tak pernah diterima dengan mudah. Bangsawan Diasgia memandang Rowena sebagai ancaman-terlalu cerdas, terlalu dominan, dan terlalu berbahaya. Sementara August, yang diam-diam menaruh cinta padanya, memilih berdiri di sisinya, bahkan ketika hal itu membuatnya tampak lemah di mata istana.
Di tengah intrik politik, penolakan kaum bangsawan, dan kepercayaan rakyat yang terbelah, Rowena harus mempertahankan posisinya di kerajaan yang membencinya-sambil menyadari satu kebenaran pahit:
mahkota ini tidak pernah ia minta, namun kini tak bisa ia lepaskan.
All Rights Reserved