The Dateline

The Dateline

  • WpView
    Reads 349,756
  • WpVote
    Votes 36,793
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025
All Rights Reserved
#60
love
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Break, Burn, Bloom [END]
  • Korban Broken Home
  • #5 Reasons Why I Love You - END
  • Better Get Divorced
  • ON THE BACK BURNER
  • Touchpoints
  • Call It A Day!
  • Neighbour From Hell
  • Work Life, Love Balance (END)
  • Road Trip to The Moon

Nadya Arunika Tamawidjaja tidak percaya ramalan, tapi begitu seorang peramal mengatakan bahwa jodohnya sudah dekat, mau tidak mau ia jadi kepikiran juga. Peramal itu bilang, jodohnya adalah salah satu dari tiga laki-laki. Lalu yang mana kah yang akan berjodoh dengannya? Seseorang yang baru saja dikenalkan oleh sahabatnya, seorang teman yang ternyata telah menyimpan perasaan diam-diam, atau mantan terindah yang bahkan hingga detik ini masih mengusik pikirannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines