Story cover for The Dateline by saturnspecies
The Dateline
  • WpView
    LECTURAS 75,877
  • WpVote
    Votos 8,821
  • WpPart
    Partes 30
  • WpView
    LECTURAS 75,877
  • WpVote
    Votos 8,821
  • WpPart
    Partes 30
Continúa, Has publicado jul 28, 2025
2 partes nuevas
Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game: revisi tanpa ujung, lembur tanpa batas, dan deadline yang terkadang tidak masuk akal. Pitching, presentasi, bikin copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan.

Gilbran Mahesa.

Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang: mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga.

Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan?


⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin.

First published: October 4th 2025
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir The Dateline a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#28ceritapendek
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Work Life, Love Balance cover
5 Criteria To Be My Boyfriend cover
Cinta itu kubikal cover
Ideal Cut cover
Chance To Know You cover
one more night  cover
How could it be? cover
Shoot for The Moon ✔️ cover
Titanium cover
After Taste cover

Work Life, Love Balance

16 partes Continúa

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.