The Dateline [END]

The Dateline [END]

  • WpView
    Reads 1,632,516
  • WpVote
    Votes 141,342
  • WpPart
    Parts 63
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Workplace
Romantic Comedy
Slow Burn
Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited with canva and made the element with procreate First published: October 4th 2025
All Rights Reserved
#198
romansa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembaliannya Mana? [END]
  • Touchpoints
  • Terlanjur Resepsi
  • Sumilir [Lengkap | Telah Terbit]
  • TerraCotta (Completed)
  • Saga Anin / Salah Target (Tamat)
  • Red-Start
  • Misbehave
  • Holding Onto you
  • Temperature Gap
  • Atap yang Sama, Rasa yang Lama [Completed]
  • The Last Yes!
  • Revision Needed: Our Past! [END]
  • Asisten Dewan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hanya Singgah
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Call It A Day! [Segera Terbit]
  • All That We Left Unsaid
  • Work Life, Love Balance (END)

Ada fotokopian aneh di dekat kosan Raya. Yah... bukan tokonya yang aneh, tetapi para penjaganya-terutama pemiliknya-jamet. Setiap kali datang ke sana, Raya selalu dibuat naik pitam oleh celotehan dan tindakan usil Sadam Januar, sang empunya "Fotokopi Juragan"-fotokopian tersohor di daerah kampus Raya karena layanannya yang top-markotop menurut testimoni Utari, sahabatnya sekaligus pelanggan setia. Orang bilang, kesan pertama sulit diubah. Pun dengan Raya. Menurutnya, Sadam hanya tukang fotokopian iseng yang sering menggoda dan mengganggunya-apalagi dengan status-status WhatsApp-nya yang alay! Sampai suatu hari... Raya tak sengaja menemukan akun media sosial sang Juragan Fotokopi. Siapa sangka, jamet-jamet begitu, ternyata Sadam Januar punya wawasan-bahkan latar pendidikan cemerlang? Sejak saat itu, pandangan Raya tentang sosok Sadam Januar perlahan berubah. Raya jadi takut dan ragu sendiri. Kenapa hatinya mulai berdebar-debar... mendengar gombalan norak yang dilontarkan Sadam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines