IL SALVATORE

IL SALVATORE

  • WpView
    Reads 638
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 24, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
IL SALVATORE atau yang berarti 'sang Penyelamat' dalam Bahasa Italia. Mereka adalah organisasi pemberantas tindak kejahatan dan ketidakadilan. Il Savatore memiliki sub-sub unit yang tersebar di beberapa negara di antaranya Italia, Korea Selatan, China, Thailand, dan Indonesia. Tujuan mereka sama, yaitu untuk menumpas kejahatan dan ketidakadilan yang terjadi di negeri tanpa keadilan. Namun, kali ini mereka dihadapkan pada misi yang berbeda, mereka harus melibatkan siswa SMA untuk terjun menghadapi musuh. Pepatah Italia mengatakan, "Dimmi con chi vai, e ti diro che fai." [Beritahu aku dengan siapa kamu pergi, dan aku akan memberitahumu siapa dirimu] **** This story is original version, fresh from my mind. WARNING! "Per favore, non plagiare. Grazie." [Please don't plagiarize!] [Tolong jangan jadi plagiat ya!] :)) Cover Design: A combination of materials from Pinterest and Canva.
All Rights Reserved
#54
pahlawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Babysitter, Bung
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • Bukan Sembarang Figuran
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • Stuck Between The Pags
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • AVISENA

"Aku ingin kau menjaga putraku... dan teman-temannya." Naraska mengernyit. Kata-kata itu terasa janggal di telinganya. Di seberang meja kerja, Rajendra C. Lysander duduk tegak, menatapnya lurus sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di permukaan kayu. "Aku tahu ini terdengar aneh," suara Rajendra berat, sarat kelelahan. Di tangannya, selembar kertas bisnis terjepit tanpa benar-benar ia baca. "Tapi aku akan pergi selama tiga bulan untuk perjalanan bisnis. Jadi aku membutuhkan bantuanmu." Naraska menarik napas. "Aku tidak keberatan, Paman. Tapi... mengapa harus aku? Mereka sudah mahasiswa. Bukankah mereka bisa menjaga diri mereka sendiri?" Rajendra terdiam sejenak, lalu menghela napas panjang. Tatapannya beralih ke luar jendela, seolah mencari jawaban pada langit senja di balik kaca. "Putraku dan teman-temannya telah tinggal di rumahku selama 5 bulan," ucapnya pelan. "Mereka tengah bersiap untuk mengikuti pertandingan Battle of the Bosses. Karena mereka meminta cuti, jadwal belajar mereka bersama pengajarnya semakin padat." Naraska menautkan alis. "Kalau begitu, mengapa aku perlu mengawasi mereka? Bukankah guru itu cukup?" Mata Rajendra kembali beralih padanya, kali ini tajam dan penuh arti. "Itulah," katanya singkat. "Yang ku ingin kau awasi"

More details
WpActionLinkContent Guidelines