Senior Halu VS Maba Centil [SanWoo]

Senior Halu VS Maba Centil [SanWoo]

  • WpView
    Reads 3,785
  • WpVote
    Votes 438
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
Sandi: cowok kalem, rapi, tajir, dan punya ekspresi kayak wallpaper iPhone. Selalu sama tiap hari. Winata: cowok rame, pecinta boba, tukang curhat di jam 2 pagi, dan gak bisa diem kalau belum ketemu Sandi. Mereka bukan pasangan biasa. Sandi lebih sering diem tapi diam-diam beliin hadiah gemes satu kardus buat Winata. Winata lebih sering nyerocos tapi diem-diem simpan jepit rambut dari Sandi dalam scrapbook rahasia. Cerita ini bukan cuma tentang cinta, tapi juga tentang bantal bulu ayam, kardus isinya hadiah lucu dari Jepang, dan persahabatan yang bisa berubah jadi rasa yang lebih absurd. Kalau kamu suka cerita romantis yang gak lebay tapi tetep bikin senyum-senyum sendiri, cerita ini wajib kamu baca. Siapa tahu kamu juga punya temen yang bisa jadi gebetan tanpa sengaja!
All Rights Reserved
#327
sanwoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines