Ashes of Truth

Ashes of Truth

  • WpView
    Reads 4,709
  • WpVote
    Votes 733
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 18, 2025
Yoongi dibuang di depan rumah pasangan suami istri saat bayi. Ia dibesarkan dengan penuh kasih oleh mereka, hingga suatu hari seorang wanita misterius muncul, mengaku sebagai ibu kandungnya. Namun yang terungkap bukan hanya tentang asal-usul Yoongi, tapi juga pengkhianatan besar: yang membuat harga dirinya jatuh. Dunia Yoongi runtuh. Rumah yang ia anggap tempat berlindung ternyata dibangun di atas kebohongan. Dunia seperti apa mereka ciptakan buat Yoongi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink
  • Second
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • I Want to Live
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • JEEVANA
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS

[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN | SEGERA TERBIT] Luo Yi, seorang mahasiswa miskin yang mengandalkan beasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Yatim piatu dari umur 7 tahun, membuatnya harus bisa bertahan sendiri di dunia yang keras ini. Dalam sehari, dia bisa bekerja untuk 3-4 toko. Walaupun terkadang sangat menyebalkan dan melelahkan, Luo Yi tidak pernah menyerah. Dia melakukan itu untuk hidupnya. Dia ingin hidup lebih baik di masa depan! Namun, suatu malam, di sebuah jembatan yang membentang diatas sungai, dia mengalami kecelakaan. Sepeda yang sedang dikayuhnya untuk mengantar pesanan pelanggan, ditabrak oleh sebuah truk yang kehilangan kendali. Akhirnya, dia menabrak pagar pembatas dan tubuhnya terpental jatuh ke sungai. Dia pikir, itu adalah akhir hidupnya. Namun, takdir berkata lain. Dia selamat! Tapi, ada yang aneh. Dia bangun di zaman kuno! "SELIR LUO AKHIRNYA BANGUN!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines