Meet to Say Goodbye

Meet to Say Goodbye

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 24, 2025
"Assalamu'alaikum Ana. In syaa Allah saya sama istri mau silaturahmi ke rumah, boleh?" Kurasakan jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya. Dalam sekejap tubuhku membeku bagai es batu. Aku berusaha sekuat tenaga menahan bibirku yang semakin lama semakin melebar. "Aldi mau ke sini?" Ucapku dalam hati. Momen yang sudah lama sekali aku nantikan, bisa berbincang dengannya secara langsung, dan yang pasti perbincangan itu akan lebih dari 5 menit. Iya, meskipun ia datang bersama istrinya. Aku seolah tertampar oleh kenyataan. Keinginanku akhirnya terwujud hari ini, saat aku sudah berstatus istri dan memiliki dua buah hati tampan nan menggemaskan yang berusia 2 dan 4 tahun. Bagaimana kisah Ana dan Aldi sebelum pertemuan itu terjadi? Dan apa yang akan terjadi setelah itu? Yuk baca kisah mereka di sini. Silakan untuk vote dan komen kalau ada part yang kalian suka ya. Selamat membaca❤
All Rights Reserved
#253
bertemu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines