TARIAN GADIS SUNYI

TARIAN GADIS SUNYI

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 30, 2025
Shannum Gadis dua puluh tiga tahun yang tak pernah benar-benar tumbuh. Wajahnya tenang seperti sore yang mendung, tapi matanya menyimpan bekas hujan yang tak pernah reda. Langkahnya ringan, tapi bukan karena gembira- melainkan karena ia sudah terlalu sering belajar meninggalkan. Tersenyum bukan karena bahagia, tapi karena sudah kehabisan air mata. Ia dibesarkan oleh seorang ibu yang diam-diam menyembunyikan luka-lukanya dalam lipstik murahan dan parfum muram, yang pergi malam-malam bukan untuk mencari terang, tapi demi menyalakan sisa hidup mereka walau dengan bara yang membakar dirinya sendiri. Shannum hidup di pinggir kota, di rumah kecil dengan dinding tipis yang bisa mendengar tangis, tapi tak bisa meredakannya. Ia bekerja serabutan, membersihkan rumah orang, menjahit baju, atau menjaga toko- apa saja, asal cukup untuk makan dan membayar hutang warisan ibunya. Tubuhnya ringkih tapi tak gampang tumbang. Suara lembutnya lebih sering ia simpan untuk dirinya sendiri. Dan dunia... tak pernah benar-benar memberinya tempat, tapi Shannum terus diam di pojoknya, karena bahkan luka pun butuh ruang untuk bernaung.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines