When The Devil Speaks Louder

When The Devil Speaks Louder

  • WpView
    LETTURE 48
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, lug 30, 2025
WpInfo
Narrativa
Mistero
Ketika niat jahat bersuara lebih keras hingga mengalahkan kelembutan hati nurani. Ketika niat jahat menggedor pikiran kuat-kuat dan berhasil menguasainya. Di situlah satu tragedi bermula. Sebuah kecelakaan di sudut kota dengan sekejap mengundang perhatian masyarakat sekitar. Dua korban ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, sementara satu korban selamat dari maut. Banyak yang bersedih atas peristiwa ini, namun satu orang merasakannya lebih dalam. Orang-orang mengira ini kasus biasa, sampai ditemukan satu per satu kejanggalan yang akhirnya menguak serangkaian peristiwa kelam.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti