Hai, Juan!

Hai, Juan!

  • WpView
    MGA BUMASA 9,623
  • WpVote
    Mga Boto 486
  • WpPart
    Mga Parte 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Mar 29, 2026
"Sepuluh tahun loh Bel, bukan waktu yang sebentar buat aku berharap kamu balik lagi, tapi apa? kamu ilang jejak kayak ditelan bumi" Sabella mendongakkan wajahnya ke atas, menahan air mata yang sebentar lagi akan meluncur bebas ke pipinya. "Sepertinya kamu salah orang, permisi" Degup jantungnya bergemuruh hebat. Rasanya masih sama seperti sepuluh tahun lalu bagi Sabella. __________________________________________________________________ Orang lama atau orang baru? ah jelas saja Sabella akan memilih orang lama. Juan Sakara, sosok pria yang kini terus singgah di relung hati Sabella Olivyana selama sepuluh tahun ini. Rasanya Sabella seperti memakan buah simalakama. jika ia menerima orang baru hatinya tidak siap namun jika ia harus kembali pada orang lama ada satu fakta yang dengan jelas menolak kehadiran dirinya.
All Rights Reserved
#1
firstlove
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • ATMA FATAMORGANA
  • Ayyara & Abang Pras
  • Bound by Him
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • REAGAN • POSSESSIVE BADBOY
  • Hold Me With Your Lies [END]
  • Dua Langit Berbeda
  • Petualangan Liar Nara
  • Stealing My Husband

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman