Lawan Duda

Lawan Duda

  • WpView
    Reads 46,920
  • WpVote
    Votes 4,636
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2026
Setelah sebuah peristiwa tidak menyenangkan seakan merenggut separuh diri Lili ke dalam kegelapan yang tidak bisa diungkapkannya pada siapapun, keberadaan Satriya dan putri kecilnya yang tidak lucu mengisi hari-hari baru Lili di rumah kakek. Lili berharap Satriya mampu menghapus jejak-jejak kegelapan itu dengan sentuhannya. Itu bukan permintaan sulit sebab Satriya pun berharap ia bisa membelainya. Akan tetapi keduanya tak pernah menyangka ada rahasia besar yang tersembunyi di balik status Satriya sebagai duda. Apakah Lili berani melawannya?
All Rights Reserved
#1
warm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drizzle
  • Gadis Kupu-Kupu
  • Asistenku Ternyata Bukan Wanita Biasa
  • LOVE ME IF YOU DARE
  • Benci, tapi Cinta, tapi Benci
  • Marriage Deals
  • Unmatch The Parents
  • Bukan Takdir Impian
  • Pulang
  • Play Pretend
Drizzle

Aku baik-baik saja, tapi kenapa aku tidak bahagia? - Laksita Jovanka Wibowo, 26 tahun, arsitek Apa yang aku lakukan ini salah? Di pasal mana aku melanggar komitmen? - Ganindra Sabiru Hernowo, 35 tahun, notaris. Mereka menikah bukan karena perjodohan. Mereka hanya dikenalkan. Setelah empat bulan pendekatan dan merasa cocok, mereka secara sadar memutuskan untuk menikah enam bulan kemudian. Baik Gani maupun Sita sepakat bahwa mereka cukup dewasa untuk memahami kalau pernikahan adalah sebuah transaksi fungsional. Tidak masalah kalau pernikahan mereka dilandasi alasan praktis. Dan sepakat cinta dan kasih sayang akan tumbuh dan berkembang dalam hubungan yang halal dan bertanggung jawab. Lalu kenapa setelah beberapa bulan, Sita merasa sangat tidak bahagia? Dan Gani juga bingung salahnya di mana? Konflik tak kasatmata ini akhirnya membuat mereka sadar bahwa bukan hanya hujan badai yang bisa menghancurkan sesuatu. Namun hujan kecil yang terus-menerus membasahi pun berpotensi membuat seseorang sakit perlahan-lahan dan berujung kehancuran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines