Warna Itu, Kamu.

Warna Itu, Kamu.

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2026
Di antara tawa yang terlalu keras dan duka yang terlalu senyap, aku berdiri, tapi tidak benar-benar terlihat. Aku bukan pemeran utama yang diperjuangkan, bukan juga tokoh antagonis yang dibenci. Aku? cuma hadir. Mereka bilang aku ceria. Katanya aku ramah. Tapi tak satu pun dari mereka pernah benar-benar tinggal cukup lama untuk tahu, kalau aku juga bisa rapuh. Aku bukan yang paling cantik. Bukan yang paling pintar. Tapi selalu cukup baik untuk dimanfaatkan, dan terlalu "biasa" untuk dipilih. Aku hanya... Sesuatu yang tak pernah mereka beri nama. Tapi, semenjak ada seseorang yang penasaran dan ingin mengenalku lebih jauh, aku mulai menikmati hidupku dan menemukan warna baru dihidupku. Akankah seseorang itu bisa membuatku lebih dilihat orang lain? _____________________ Hi guys! Ini bukan cerita tentang cinta yang gagal. Bukan pula soal siapa yang pergi, tapi tentang siapa yang tak pernah dipertimbangkan sejak awal. Namun, bukan berarti tidak ada harapan untuk merasa hidup lebih baik, karena hidup bukan untuk dilihat atau diakui oleh siapapun. Dan jika kamu merasa pernah "ada", tapi tidak pernah cukup "menjadi". Mungkin kamu akan menemukan dirimu, di dalam cerita ini.
All Rights Reserved
#111
overthinking
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines