eighteen never say hello again

eighteen never say hello again

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 31, 2025
Kadang, cinta pertama datang tanpa sapaan... Hanya lewat tatapan yang singkat, payung di tengah hujan, dan senyum yang muncul sekali seumur hidup. Di SMA Harapan Nusantara, Sora Ardelia tak pernah menyangka hatinya akan terpikat pada Raka Altair, kakak kelas yang nyaris tak pernah bicara. Tidak ada janji, tidak ada kata manis-hanya keheningan yang perlahan mengikat mereka. Eighteen Never Say Hello Again adalah kisah tentang cinta pertama yang sederhana, manis, dan diam-diam menyakitkan. Karena kadang, perasaan terindah justru lahir dari seseorang... yang bahkan tak pernah bilang "halo".
All Rights Reserved
#6
sekolahmenengahatas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • PERIHELION
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Little Prince
  • Change The Protagonis Fate (END)
  • MY EX-RIVAL
  • De Andere Weg

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines