Lihat Awan! [END]

Lihat Awan! [END]

  • WpView
    Reads 1,798
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 16, 2026
"Mas, seandainya gue berbuat sesuatu yang fatal, hukuman apa yang pantas untuk seorang penjahat?" "Gue yang bakalan hukum lo sendiri." "Termasuk hukuman mati?" Lahir di puncak yang sama. Tujuan pertemuannya sama-sama laut di sana. Sayangnya, langkah kaki manusia tidak dapat disamakan. Kadang, ia memilih menceburkan diri ke rawa-rawa agar dapat membilas tubuhnya saat di laut. Atau, melewati sungai-sungai dengan pemandangan indah tanpa harus susah payah berperang dengan semak belukar. Selamat menyelami Negeri Awan. Ini juga bukan soal perbedaan. - Start: Rabu, 1 Oktober 2025 End: Minggu, 30 November 2025 Copyright© 2025 oleh Kata Aksara Dilarang plagiat!
All Rights Reserved
#617
xodiac
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Et ass an der Rei // Jaehee (lokal)
  • Ayah Tak Sayang Jaynir [✓]
  • Sanctuary
  • OM KALEM & PONAKAN KEMBAR
  • Dunia Yuffa
  • Poros
  • Cradle of Revenge
  • APPA (🥀END🥀)
  • Delussion Of Life
  • Gnossienne.

"Aku tidak butuh dikasihani. Aku hanya butuh seseorang yang tidak bertanya 'kenapa', saat aku sedang hancur." Jehan tahu hidupnya sudah ditentukan oleh waktu yang menipis. Sebagai anak sulung dengan Leukemia yang diam-diam menggerogoti raganya, tugas utamanya adalah memastikan Senja-adiknya-tidak pernah melihat kakaknya menangis. Ia adalah pahlawan tanpa jubah bagi keluarganya, pilar yang kokoh meski sebenarnya sedang keropos. Namun, ada satu titik di mana pilar itu tak mampu lagi menopang langit. Saat ambang pintu rumah sakit menjadi satu-satunya dunia yang ia kenal, Jehan mulai mempertanyakan: apakah membohongi orang-orang yang dicintai benar-benar sebuah perlindungan, atau justru penghalang untuk benar-benar dicintai sebelum ia pergi? Sebuah perjalanan emosional tentang penerimaan, beban ekspektasi, dan arti sesungguhnya dari sebuah perpisahan. #No Romance, Just Angst

More details
WpActionLinkContent Guidelines