Polaris in the Silent Spring

Polaris in the Silent Spring

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 22, 2025
Ketika bertemu kembali dengan Koino setelah sekian tahun, Haruki sama sekali tidak berminat nostalgia kisah-kisah silam. Kesunyian ganjil di sudut kelas yang kemudian membawakannya lebih banyak perjumpaan dengan guru kesehatan sekolah tersebut. Penyebabnya adalah pembullyan. Namun, seperti ada tirai lain yang membungkus motif para penindas. Penelusuran Koino terhadap siswa bernama Yuuma itu terhenti karena kurangnya bukti. Dinding sekolah tidak sedikit pun membeberkan informasi yang dibutuhkan. Semua seakan bungkam. Di tengah gejolak idealisme dengan jeritan batin yang tertinggal di masa lalu, suara lirih Yuuma memecah keheningan dan menarik lagi kesadarannya pada kenyataan. "Tolong aku ..." Permintaan kecil yang telah lama menjadi poros semu dalam hati Haruki pun kembali menggema.
All Rights Reserved
#167
originalstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MOTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️ - REVISI
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • Dua Langit Berbeda
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
MOTHER

𝐓𝐞𝐫𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐤𝐚𝐭𝐚-𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐤𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚𝐧. 𝐃𝐢𝐦𝐨𝐡𝐨𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐡𝐚𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 ⚠️⚠️ 𝑺𝒊𝒍𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊 𝒗𝒐𝒕𝒆 𝑱𝒂𝒅𝒘𝒂𝒍 𝒖𝒑𝒅𝒂𝒕𝒆 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒖, 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒖𝒑𝒅𝒂𝒕𝒆 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒂𝒕𝒖 𝒑𝒂𝒓𝒕 🤩🤩🤩 Pliss jangan jadi silent readers 🙏🙏🙏 𝐊𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐯𝐨𝐭𝐞 𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐧𝐠𝐠𝐚𝐤 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐤𝐚𝐧. 𝐃𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐊𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 ✅✅ Alandra Corzio tidak pernah menyangka bahwa pria yang berstatus ayahnya akan kembali menikah dengan wanita berumur 25 tahun sedangkan ayahnya sudah berumur 36 rtahun. "Taik! Anjing lo semua, Bokap sama Nyokap sama aja gak guna. Lo sama mama kalau cuma bikin anaknya sengsara aja gak usah bikin anak!" Alandra betul-betul terluka saat ayah dan ibunya memilih untuk hidup masing-masing, dan yang paling menyakitkan adalah ketika Ibunya tak mengambil hak asuhnya. Sering kali Alandra mengabaikan perlakuan ibu sambungnya, atau menganggap sepele segala perhatian yang diberikan ibunya. Namun, apakah ia sanggup mengabaikan perhatian yang lebih dari cukup itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines